Holiday Assignments: How I Work It Out
Long story short, setelah bulan pertama kuliah di bulan Ramadhan yang menyenangkan, liburan akhirnya datang.
Happy? But of course. Kinda wished it would last a bit longer though.
But eniwei, liburan ini memberikan gw banyak waktu luang…well, ngga banyak-banyak amat, tapi lo tau lah gw gimana…. Sehingga gw lagi-lagi hadir di sini buat iseng ngetik ga jelas di blog kesayangan gw yang masih belum keurus designnya (suatu saat nanti…. *menatap ke arah horizon*).
Jadi, ijinkan gw (like i need permission to begin with) buat ngebahas tentang tugas-tugas yang dengan setia mengganggu, er, meramaikan liburan gw.
Tugas.
Yang namanya tugas itu menarik sekali buat dibahas. Mau nggak mau, suka nggak suka, seorang (maha)siswa pasti ngga akan bisa mengabaikan tugas begitu aja. Perilaku siswa terhadap tugas bervariasi dan menarik, terutama tugas-tugas yang sifatnya dibawa pulang (ada tugas jenis delivery ga yah :p).
Ada yang rajin mengerjakan di kesempatan pertama yang dia dapet (seterusnya kita sebut Type-1).
Ada yang ngerjain saat-saat terakhir (aka procrastinator, seterusnya disebut Type-2).
Ada pula yang ’spesial’, karena dia sama sekali ga terbebani sama deadline waktu, en untuk itu dia akan menempuh segala, read EVERYTHING POSSIBLE, segala cara yang bisa dia pake buat nyelesain tugasnya (Seterusnya disebut Type-0).
Tentu saja, layaknya variasi-variasi MS dari jaman OYW sampe V di UC Gundam, dari tiga tipe tersebut punya banyak variasi en kombinasi jadi gw cuma akan bahas archetypenya saja, ok?
Pertama-tama, Type-0 kita buang jauh-jauh en ga usah dibahas, ga seru.
Selanjutnya, Type-1 kita buang jauh-jauh juga. Gw ga ngerti bahasnya gimana.
….
Oke, sebenernya gw cuma pengen ngebahas Type-2, mengingat gw termasuk tipe itu.
*Mode pembelaan diri on. Warning, content di dalam sangat, SANGAT bias dan subjektif sekali. En buat yang ngerasa tersinggung, moga-moga sadar kalo ini 99% bercanda en 1% serius*
Orang bilang procrastinating is not good blah blah blah, tapi mereka SALAH! Orang-orang Type-2 adalah orang-orang yang hebat, mengapa?
- Procrastinator cenderung menghabiskan waktu lebih sedikit dibanding orang-orang Type-1. Mengapa? Karena kita tau ada teorema ‘waktu yang tersisa berbanding terbalik dengan daya kerja manusia’. Intinya adalah karena orang-orang Type-2 selalu bekerja dengan timeslot terbatas, daya kerja mereka jauh lebih tinggi dan kerja mereka lebih cepat. Dan gw ga mau bahas opini orang tentang hasil kerja procrastinator yang cepat tapi kualitas rendah karena opini itu salah. Pokoknya salah, ga perlu alesan apa-apa. Bukannya gw ga punya argumen yang tepat, pokoknya salah.
- Procrastinator adalah time planner yang baik. Orang-orang Type-1 ngerjain dari awal waktu yang disediakan karena ga yakin sama skill planning mereka. Type-2ers? Mereka dengan yakin (ngga juga sih) menyelesaikan tugas tepat sebelum deadline! Luar biasa! Dan lagi-lagi, opini ‘yah itu mah orang-orang Type-2 bisa pas selese gara2 ngerjainnya asal en ga bagus’ gw anggap null tanpa argumen.
- Alasan lain menyusul, ntar aja kapan-kapan kalo ada deadlinenya.
*biased rant ends here*
Okay, sekarang setelah gw panjang lebar bicara ga jelas, kembali ke kondisi gw sekarang.
Dalam jeda waktu libur satu minggu ini, ada tiga-empat tugas yang harus gw selesaikan. SDA, Kalkulus, Statistika, en Fisika. Yang terakhir bisa dianggap ga ada kalo mau. Bener-bener ngerepotin en nyita banyak waktu gw (padahal belom dikerjain sama sekali en tadi sempet ngaku2 banyak waktu). Jadi akhirnya gw mulai melakukan prosedur pengerjaan tugas ala gw.
Prosedur pengerjaan tugas ala gw terbagi menjadi beberapa fase:
- Fase awal, ditandai dengan kata-kata ‘YAK! Waktunya ngerjain tugas!’, gw mulai stretching en meditasi en beres2 kamar buat persiapan fisik dan mental. Durasinya sekitar 2-3 jam.
- Fase persiapan, ditandai dengan gw mulai dengerin musik seperti biasanya, sambil gw browsing internet buatĀ sedikit nyari inspirasi danĀ banyak diselingi browsing forum2 tempat gw biasa nongkrong en/atau blogging kayak sekarang ini. *currently on this phase*
Fase ini dapat diulang sebanyak n kali, dan durasinya juga variatif tergantung selisih antara waktu fase dimulai dan deadline tugas itu sendiri. - (Atau bisa juga disebut fase n+1) Fase mulai serius. Ditandai internet dialihkan 100% buat tugas (tapi donlot tetep nyala) en raut muka berubah menandakan gw manggil personality ’serius’ gw <- sok MPD
- (Atau fase n+2) Fase ngerjain tugas. Durasi relatif, biasanya paling cepet dibandingin fase-fase sebelomnya.
Yap, kurang-lebih begitu. Sejauh ini gw bisa dengan sukses menyelesaikan tugas dengan cara begitu, jangan protes :<

Pertamax..
~Sebenrnya ngga tau mau nulis apa..
~Cuma mau pertamax aja..
~Lagi buru2, males mikirin komen apa,
~Lagi ngerjain tugas soalnya..
forgeting something to add there?
Sepertinya ini bakalan jadi yang terakhir :huhuhuhu:
Keempatx
Ayo ramai – ramai pakai banner COMPFEST
http://akatsukihariini.blogspot.com/2009/01/ayo-rame-rame-pakai-banner-compfest.html
kami sangat menghargai partisipasi anda dalam menggunakan banner ini